Gubernur Sumut Minta Pembangunan Pembangkit Listrik Dipercepat

Gubernur Sumut Minta Pembangunan Pembangkit Listrik Dipercepat
Jumat, 29 Agustus 2014 17:22 WIB
Laporan Wartawan Tribun Medan/Liston Damanik
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho menekankan tiga prioritas pembangunan bidang infrastruktur yaitu jalan, listrik dan irigasi sebagai lokomotif percepatan pembangunan ekonomi.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumut di hadapan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung dan jajaran menteri bidang ekonomi dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Sumatera, Hotel Grand Inna Muara, Padang, Sumatera Barat, Jumat (29/8/2014).

Infrastruktur Jalan, listrik dan irigasi menurut Gubernur Sumut menjadi kunci dalam peningkatan perekonomian di wilayah Sumatera Utara. Gubernur Sumut dalam kesempatan ini memaparkan persoalan krisis energi listrik di Sumatera Utara yang sudah sangat mengganggu perekonomian masyarakat.
“Kita defisit listrik 300-350 MW. Insyaallah akhir tahun 2014 ini tidak lagi defisit karena PLTU Nagan Raya dan Pangkalan Susu sudah beroperasi. Begitupun listrik Sumut belum aman karena harus ada stok minimal 20 persen dari kebutuhan,” ujar Gubernur Sumut yang hadir didampingi Kadis PU Binamarga Effendi Pohan, Kadis Pertanian M Roem, dan Kadis Pertambangan dan Energi Edi Salim.
Gubernur Sumut meminta percepatan pembangunan pembangkit-pembangkit lainnya yang masih terkendala, diantaranya PLTA Asahan 3 dan Sarulla.
Selanjutnya Gubernur Sumut memaparkan kondisi infrastruktur jalan nasional di Sumut yang di bawah rata-rata nasional.
“Jalan nasional di Sumut adalah yang terpanjang di Indonesia 2.249 km, lintas timur, barat, tengah dan diagonal dengan kondisi mantap 81 persen mantap,” ujar Gubernur Sumut.
Meski anggaran APBN untuk jalan nasional di Sumut meningkat dalam 3 tahun terakhir, (Rp 1,8 T untuk tahun 2014), begitupun masih kurang. Untuk irigasi, sekitar 17 persen dari 452.000 ha total luas persawahan yang terairi dengan irigasi. “meski hanya 17 persen Sumut bisa surplus beras dan menjadi lumbung pangan nasional. “kami berterimakasih irigasi Sei Ular yang mengairi 18.500 ha sudah dibangun, namun masih berbentuk saluran primer, sementara saluran sekunder dan tertier belum dibangun,” jelas Gubernur Sumut.
Rakor dihadiri Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan, Menteri Pertanian Suswono, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, mewakili Menteri ESDM dan Meneg BUMN, para wakil menteri dan jajaran pejabat eselon satu di kementerian di bawah Koordinasi Menko Perekonomian. Selain Gubernur Sumut turut hadir Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Gubernur Bengkulu, Sumatera Selatan Alex Noerdin, Gubernur Bangkabelitung, Gubernur Riau, Wakil Gubernur Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Nangroe Aceh Darussalam.
Para gubernur memanfaatkan rakor untuk mendorong keberlanjutan program-program pembangunan Infrastruktur daerah yang belum selesai di daerah masing-masing terkait dengan akan terjadinya pengalihan kepemimpinan nasional.
(ton/tribun-medan.com)
http://medan.tribunnews.com/2014/08/29/gubernur-sumut-minta-pembangunan-pembangkit-listrik-dipercepat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: