Cegah Pencemaran Sungai, Sosiolog Unsyiah Tawarkan Langkah Ini

Cegah Pencemaran Sungai, Sosiolog Unsyiah Tawarkan Langkah Ini
Yuli Rahmad | The Globe Journal
Senin, 11 Agustus 2014 14:00 WIB
Link: http://theglobejournal.com/lingkungan/cegah-pencemaran-sungai-sosiolog-unsyiah-tawarkan-langkah-ini/index.php
Dok: PribadiSosiolog Unsyiah, Masrizal MA.
Banda Aceh – Kasus pencemaran Krueng Teunom yang diperkirakan akibat limbah pertambangan tradisional jangan hanya dilihat dari kacamata lingkungan saja. Sosiolog Unsyiah, Masrizal MA melihat musibah itu melibatkan dua aspek penting yakni sikap dan nilai.

Aspek sikap dan nilai itu lanjut Masrizal berhubungan langsung dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Selama ini, masyarakat belum memiliki pegangan yang konkrit berupa sikap dan nilai-nilai social untuk menjaga kesehatan pribadinya dan lingkungan tempat tinggalnya.
“Harusnya ada gerakan social untuk mengontrol kesehatannya dan lingkungan mereka sendiri. Itu bisa digerakkan oleh tokoh-tokoh adat di masing-masing daerah, tapi harus dilakukan secara simultan,” jelas Masrizal, Senin (11/8/2014).
Hanya saja, hal tersebut diperkirakan akan berhadapan dengan factor Political Ecology masyarakat. Pasalnya masing-masing komunitas masyarakat memiliki kepentingan tertentu terhadap sumber daya yang ada di lingkungannya. Muncullah agen-agen yang memaikan factor Political Ecology tersebut.
“Ada agen-agen di tengah-tengah masyarakat yang merusak kearifan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya yang juga Dosen Sosiologi Unsyiah ini.
Untuk mengharmonisasikan hal tersebut, disinilah diperlukan peran pemerintah untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Aceh, termasuk para kepala daerah di kabupaten/kota harus memiliki keinginan yang kuat baik berupa komitmen politik, maupun komitmen anggaran.
Komitmen politik itu bisa dilakukan dengan dua hal. Yang pertama pengawasan terhadap eksplorasi lingkungan itu sendiri (pertambangan, dan hal lainnya-Red) dengan melibatkan masyarakat dan perguruan tinggi.
“Dan tentunya Political Budget untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat yang tidak semata-mata menggantukang diri pada eksplorasi hasil alam. Hal ini penting disampaikan kepada Pak Zaini agar pola penanganan kebencanaan tidak bersifat insidentil,” tutup Masrizal. [005]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: