RAPP Ikuti Pameran Lingkungan Hidup 2014

Jum’at, 6 Juni 2014 14:15
Provinsi Se-Sumatera,
RAPP Ikuti Pameran Lingkungan Hidup 2014

RAPP ikuti pameran yang digelar PPE dalam rangka peringatan hari Lingkungan Hidup. Pameran juga diikuti oleh seluruh provinsi di Sumatera.

Riauterkini-PEKANBARU-Hampir Seluruh Provinsi se-Sumatera ikut ambil bagian pada Peringatan hari Lingkungan Hidup 2014 yang digelar Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE) Sumatera Kementrian Lingkungan Hidup Jum’at-Minggu 6-8 Juni 2014. RAPP menjadi satu-satunya perusahaan swasta yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Pada pameran lingkungan tersebut, RAPP menampilkan green product hasil kerajinan berbahan baku dari alam buatan warga di sekitar wilayah operasional RAPP yang menjadi binaan Comunity Development RAPP.

Deputy Manager Comunity Development RAPP, Hartjahjo Ariawan mengatakan bahwa keikut sertaan dalam kegiatan tersebut karena berkaitan dengan tema lingkungan. Jadi RAPP menampilkan kerajinan yang berbahan baku dari alam. Seperti kerajinan dari pandan, tempat minum, tikar dan lainnya. Kemudian batik Riau yang dikembangkan daerah sekitar operasional RAPP seperti di Teluk Meranti, desa Sering dan desa Pangkalan kerinci.

Selain itu, boot RAPP Juga dipamerkan madu alam yang merupakan kerjasama dengan petani di sekitar operasional RAPP, seperti di Langgam dan TNTN serta sirup mangrove.

“CD RAPP juga diarahkan untuk mengembangkan tanaman pangan seperti semangka, cabe, kacang panjang, melon serta kolam ikan patin dan lele. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar operasional RAPP. Baik itu sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan,’ terangnya.

Usai meninjau boot RAPP, Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE) Sumatera Muhammad Ilham Malik memberikan apresiasi kepada perusahaan tersebut. Menurutnya, perusahaan industri kertas terbesar di Asia Tenggara ini memiliki komitment dalam upaya penjagaan lingkungan.

Þ “Kita berharap sektor industri ikut menjaga lingkungan terutama di kawasan pesisir seperti tema hari lingkungan hidup 2014 yang pada intinya mengajak semua pihak untuk menjaga kawasan pesisir dengan mangroove untuk menghindari terjadinya abrasi,” terangnya.

Syarifah, warga desa Sering menjadi salah satu warga yang beruntung bisa mengikuti program CD RAPP untuk anyaman pandan berduri dan batik.

Ibu rumah tangga ini menyatakan setelah mengikuti program CD RAPP, akhirnya bisa mendapat penghasilan tambahan untuk menopang kehidupan keluarganya.

“Pertama saya ikut kerajinan anyaman dari bahan pandan duri. Lalu ketika ada progam CD batik, kelompok ibu-ibu di desa Sering membentuk kelompok baru dengan anggota 10 orang untuk mengikuti program comunity development batik,” terang Syarifah.

Kelompok ibu-ibu peserta kerajinan batik diajak RAPP pada November 2013 lalu untuk studi banding ke Jogja yang menjadi pusat batik. Dalam studi banding itu didapatkan informasi proses pembuatan batik. Menginovasi corak batik dan lainnya.

“Dari hasil studi banding itu, kami sudah mengembangkan berbagai corak batik. Seperti corak pucuk rebung, tampuk Manggis, bunga cengkeh dan lainnya. Hasilnya sudah dipasarkan ke Pangkalan Kerinci. Banyak pesanan untuk batik. Termasuk dari industri perhotelan,” terang Syarifah. ***(H-we)
http://www.riauterkini.com/lingkungan.php?arr=76157&judul=Provinsi%20Se-Sumatera,RAPP%20Ikuti%20Pameran%20Lingkungan%20Hidup%202014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: