Peringatan Hari Bumi 22 April 2014 “Kurangi Prilaku Konsumtif, Selamatkan Bumi!”

Pers Realise
Peringatan Hari Bumi 22 April 2014
“Kurangi Prilaku Konsumtif, Selamatkan Bumi!”
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Provinsi Sumatera Barat
Alpichanameru, Perkumpulan Qbar, KOMMA FP UA, BILA, YCM Mentawai, Taratak, PASIH, SPKM, PBHI Sumbar, LP2M Padang Bersama spanduk hari bumi L 1.5 , T 2
LAM&PK dan Mahasiswa Pecinta Alam Se-kota Padang

Degradasi lingkungan merupakan penurunan kualitas dan daya dukung lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan pembangunan yang dicirikan oleh tidak berfungsinya secara baik komponen-komponen lingkungan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan oleh adanya campur tangan manusia yang berlebihan terhadap keberadaan lingkungan secara alami yang diakibatkan oleh aktifitas pertambangan, industri, pertanian, dan pembangunan pemukiman (Agnazgeograph 2013).

Aktivitas pertambangan, industri, pertanian dan pembangunan pemukiman yang semakin meningkat disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan manusia. Data PBB per Juli 2013 tercatat penduduk dunia telah berjumlah 7,2 Miliar Jiwa dan diperkirakan akan meningkat menjadi 10,9 Miliar Jiwa pada tahun 2100. Kondisi ini diperparah karena buruknya prilaku konsumtif manusia. Manusia dalam mengkomsi dan memanfaatkan sumber daya alam tidak lagi hanya sekedar untuk hidup dan sesuai dengan kebutuhan tapi sudah lebih dari sekedar memenuhi tuntutan gaya hidup.
Prilaku konsumtif tidak hanya merusak dan mengeruk sumber daya alam yang ada dibumi ini. Namun gas buangan dan sampah yang dihasilkan dari proses konsumsi juga memicu dan menimbulkan permasalahan baru. Salah satunya adalah Global Warming atau juga sering disebut sebagai pemanasan global. Pemanasan global memicu terjadinya perubahan iklim, hal ini juga menjadi ancaman bencana serius bagi bumi kedepan jika kita tidak bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
Data United Nation of Environment Program (UNEP) tahun 2012, Indonesia tercatat sebagai negara paling konsumtif nomor empat se-Asia-Pasifik (lamppost.com) hal ini dikarenakan tingginya daya beli masyarakat Indonesia. Sehingga negara-negara industry menjadikan Indonesia sebagai salah satu sasaran empuk penjualan berbagai produk. Tingkat konsumsi masyarakat juga ditunjang dengan banyaknya bermunculan berbagai swalayan dan Mall di berbagai tempat. Selain itu menurut catatan Salah satu CEO produsen ponsel pintar mencatat Indonesia membeli seperempat lebih produksi ponsel mereka sisanya kemudian dibeli seluruh penduduk dunia yang lain. Kenyataan itu menggambarkan betapa konsumtifnya masyarakat kita. Perilaku konsumtif memiliki dampak yang besar bagi sosial budaya, ekonomi dan ekologi (lingkungan hidup). Dampak perilaku konsumtif terhadap sosial budaya adalah tersebarnya budaya hedonisme, hilangnya budaya lokal yang cendrung menghemat pengeluaran, hilangnya sopan santun, terlalu banyaknya mengikuti nafsu serta menjauhkan dari kehidupan agama, dampak terhadap ekonomi yaitu meningkatnya angka belanja negara, meningkatkan potensi kantung kering di akhir bulan dan meningkatkan tunggakan utang bagi yang menggunakan kartu kredit berbunga dan juga dampak terhadap lingkungan yaitu degradasi lingkungan, kerusakan lingkungan, fragmentasi habitat, dan sebagainya.
Untuk kota Padang prilaku konsumtif yang berlebihan telah berdampak pada penumpukan sampah yang sudah tidak bisa diatasi lagi, dalam satu hari petugas kebersihan kota Padang harus mengangkut sampah sampai 600 ton perharinya. Selama ini untuk pengangkutan sampah di masyarakat saja baru terpenuhi 50% sehingga di berbagai titik terdapat penumpukan sampah. Permasalahan lainya juga Pengelolaan Sampah masih menggunakan OPEN DUMPING (tradisional). Keterbatasan jumlah personil dan sarana penunjang kebersihan mengakibatkan pengelolaan sampah belum optimal. Cakupan pelayanan baru menjangkau 8 Kecamatan di Pusat Kota (dari 11 Kecamatan) dan beberapa Kelurahan di daerah pinggiran Kota. Kesadaran masyarakat tentang kebersihan masih rendah yang terindikasi dari budaya membuang sampah ke selokan dan sungai.Dana operasional untuk pengelolaan sampah dalam APBD masih sangat terbatas.
Sebagai upaya untuk membangun kepedulian terhadap bumi kita agar tingkat kerusakan bumi bisa dikurangi, perlu dilakukan pengamatan tentang bumi. Hal ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang kita tinggali ini yaitu bumi. Peringatan Hari Bumi ini bertujuan untuk mengingatkan kita akan kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan hidup yang dicanangkan sejak tahun 1970 oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson, yang diperingati secara internasional pada tanggal 22 April setiap tahun.
Untuk Peringatan Hari Bumi 2014 Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Provinsi Sumatera Barat yang merupakan forum dari 10 lembaga anggota yaitu SPKM, KOMMA FP-UA, BILA, YCM Mentawai, TARATAK, Qbar, LP2M Padang, PASIH, PBHI Sumatera Barat, dan Alphicanameru IAIN Imam Bonjol Padang bekerjasama dengan LAM&PK dan Pecinta Alam se Kota Padang mengangkat tema “Kurangi Prilaku Konsumtif, Selamatkan Bumi!”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai tujuan WALHI dalam mendorong terwujudnya pengakuan hak atas lingkungan hidup dan dilindungi serta dipenuhinya hak asasi manusia sebagai bentuk dari tanggung jawab negara atas pemenuhan sumber-sumber kehidupan rakyat. Untuk mencapai tujuannya WALHI melaksanakan advokasi lingkungan hidup dan hak asasi manusia yang meliputi penyelamatan ekosistem, pengorganisasian rakyat, pendidikan kritis, kampanye dan riset, menggalang aliansi masyarakat sipil dan menggalang dukungan publik.
Peringatan Hari Bumi 2014 ini merupakan rangkaian kegiatan advokasi dan kampanye yang dilakukan mulai dari tanggal 21 – 23 April 2014. Kegiatannya berupa Roadshow ke Media, Dialog Interaktif Pengelolaan Lingkungan Pendidikan bersama Siswa Sekolah Adiwiyata Kota Padang dan Civitas Akademika Kampus IAIN Imam Bonjol Padang, Aksi Bersih Sampah, Kampanye melalui Media Sosial dan Penyebaran Stiker Dan Pin “Kurangi Prilaku Konsumtif, Selamatkan Bumi!” di pusat perbelanjaan di Kota Padang.
Kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap bumi dan mengajak masyarakat untuk lebih cerdas sebagai konsumen.
Cp: Ani Walhi: 081266300909
Rocky Qbar : 082389234392
Dino KOMMA FP-UA: 085376686706

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: