Ajak Masyarakat Sadar Lingkungan Aksi Bersih-bersih ala Earth Hour Padang

Ajak Masyarakat Sadar Lingkungan
Aksi Bersih-bersih ala Earth Hour Padang
Padang Ekspres • Kamis, 27/03/2014 14:46 WIB • Mona Triana • 118 klik
Beberapa atlet dayung sedang meng¬arungi banda bakali di kawasan GOR H Agus Salim Padang. Tempat itu adalah arena yang biasa dipakai untuk latihan bagi mereka. Namun, perahu yang mereka pakai dikayuh sangat pelan.

Ternyata mereka tidak sedang latihan, justru mereka sedang memungut sampah di sepanjang banda bakali.
Tidak hanya atlet dari Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Padang yang ikut, atlet taekwondo Sumbar dan Uda Uni Padang pun berpartisipasi.

Dengan menggunakan dragon boat yang didayung atlet PODSI Sumbar, peserta aksi ‘Banda Bakali Bersih’ mengumpulkan sampah di sekitar sungai di area GOR H Agus Salim itu. Sampah-sampah yang dipungut didominasi sampah rumah tangga. Kemudian sebagian peserta lain menyisir lokasi di sisi kiri dan kanan. Total sampah terkumpul sekitar 197 kg.

Aksi ini tidak sekadar membersihkan sampah, namun Earth Hour Padang bersama Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Padang juga mengukur kualitas baku mutu air di banda ini.

Kepala Bapedalda Kota Padang Edi Hasymi dalam aksi ini mengumumkan hasil pengujian kualitas baku mutu air di beberapa sungai besar di Kota Padang. Hasilnya, kualitas air di banda bakali masih di atas baku mutu.

“Aksi Eart Hour Padang ini sangat positif dan kita sangat mendukung. Mari berkolaborasi dengan pemko untuk membuat aksi lebih besar, agar masyarakat bisa lebih sadar lingkungan,” ujar Edi Hasymi.

Sementara Fitria, perwakilan dari Taekwondo Sumbar mengatakan aksi bersih-bersih itu putut diikuti semua orang. “Seru sekali aksinya, kita senang bisa ikutan gabung di aksi ini. Besok- besok kita akan ikutan lagi dan mencoba menginspirasi teman-teman yang belum ikutan,” ujarnya bersemangat.

Eart Hour Padang merupakan sebuah gerakan peduli lingkungan, yang telah ada di masing-masing kota di Indonesia. Di banda bakali ini, aksi ketiga kali yang mereka lakukan. Sebelumnya digelar aksi bertema “plastik tak asik dan bijak kertas” dengan mengumpulkan sampah plastik dan sampah kertas di seputaran GOR tersebut.

Setiap aksinya Earth Hour mengampanyekan upaya menjaga lingkungan. Khusus di banda bakali, tujuannya menjaga lingkungan, terutama sungai dan air agar tidak tercemar. “Karena sungai dan air merupakan salah kebutuhan utama manusia yang jika tidak dijaga kebersihan dan kualitasnya, akan berdampak pada penurunan kualitas kesehatan,” jelasnya.

Dengan melakukan aksi konkret itu, diharapkan masyarakat yang tadinya tidak tahu dan hanya melihat saja, jadi tahu dan terketuk hatinya untuk bersama-sama berlaku bersih. “Aksi kecil jika dilakukan bersama secara konsisten atau kontiniu, dampaknya pasti besar,” ucap Andahayani Yoseph, koordinator EH Padang.

Dalam setiap aksinya, Earth Hour Padang selalu menggandeng komunitas yang ada di Padang seperti Social Media (Socmed) Sumbar, Relawan TIK, Android Minang, Sobat Bumi Padang, Tiger Heart Sumbar. Aksi tersebut dilakukan jelang puncak aksi Earth Hour seluruh dunia pada 29 Maret 2014, yaitu aksi switch off atau mematikan lampu selama 60 menit secara serentak pukul 20.30- 21.30. ”Tujuan untuk penghematan energi, karena di Indonesia masih ada sekitar 1.000 desa yang belum teraliri listrik,” ujarnya. (***)

[ Red/Administrator ]
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=50381

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: