Massa Rusak Kantor Perusahaan Sawit

Warga Tongar Usir Pekerja | Foto: Padang Ekspres |

Warga Tongar Usir Pekerja
| Foto: Padang Ekspres |


Kesal Usai Lahannya Kena Gusur
Padang Ekspres • Selasa, 18/03/2014 10:28 WIB • Redaksi • 105 klik
Pasbar, Padek—Kantor PT Laras Inter Nusa (PT LIN) yang bergerak di bidang perkebunan sawit dirusak massa, kemarin (17/3) sekitar pukul 10.15 WIB. Pengerusakan itu dipicu kekesalan warga Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), karena lahan mereka terus digusur oleh perusahaan.

Informasi dihimpun Padang Ekspres di Kinali, awalnya massa hanya ingin menuju lahannya yang digusur perusahaan. Namun di tengah perjalanan, massa mendatangi kantor PT LIN untuk mempertanyakan persoalan lahan mereka yang masih dalam sengketa ke manajemen perusahaan. Namun, warga kecewa usai mendengar jawaban dari pihak perusahaan yang dinilai tak memihak kepada mereka.

Akhirnya, massa meluapkan kekesalannya dengan memecahkan kaca kantor itu, termasuk kaca pos satpam. Setelah puas, massa pun membubarkan diri satu per satu. Salah seorang warga setempat, Syafer menyampaikan, persoalan ini berawal dari lahan seluas 380 hektare yang sudah ditelantarkan pihak perusahaan sekitar 18 tahun.

Akibat tidak dikelola dan digarap perusahaan, tambah Syafer, maka dimanfaatkan warga dengan menanam jagung. ”Kebijakan perusahaan menelantarkan lahan itu, otomatis membuat tanah ulayat masyarakat Kinali itu harus dikembalikan sesuai surat penyerahan ninik mamak sebelumnya,” katanya.

Persoalan ini sudah pernah dimediasi oleh Kapolres Pasbar di Mapolres. Pada pertemuan ninik mamak dengan pihak PT LIN di kantor PT LIN beberapa waktu lalu, PT LIN bersikeras menyebutkan bahwa kebun warga itu berada dalam HGU perusahaan. Itulah sebabnya, pihak perusahaan berpegang pada HGU tersebut.

Sementara itu, Camat Kinali Syaifuddin belum lama ini menyampaikan, warga sempat meminta aktivitas penggusuran dihentikan. Namun, tidak digubris oleh pihak perusahaan. ”Kalau menurut saya, masyarakat jangan dirugikan, dan aktivitas perusahaan jangan terganggu,” katanya.

Di sisi lain, Humas PT LIN Yasrizal ketika dihubungi Padang Ekspres melalui via selu-lernya, tidak banyak berkomentar. Dia mengatakan bahwa dirinya sedang berada di Simpangempat, Pasaman. Dan meminta wartawan menghubungi petugas lainnya bernama Santi. ”Sebenarnya lahan warga itu sudah ada ganti ruginya. Tapi, dibayarkan sesuai dengan hasil identifikasi lahan di lapangan. Entah kenapa, terjadi pengerusakan kantor,” kata Santi di halaman kantor PT LIN.

Terpisah, Kapolres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat menyampaikan, pihaknya akan memproses pengerusakan kantor itu. ”Yang jelas persoalan ini akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Dan belum ada pelaku yang ditangkap, karena masih dalam proses hukum,” kata Sofyan, mantan Kapolres Padangpanjang itu. (roy)
[ Red/Administrator ]
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=50231

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: