APBD Sumbar Rp 3,71 Triliun

APBD Sumbar Rp 3,71 Triliun

Rabu, 22 Januari 2014 02:23
PADANG,HALUAN — Pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Darah (APBD) Sumbar 2014 dipercepat. DPRD Sumbar menetapkan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2014 Rencana APBD Sumbar dengan total Rp3,71 triliun lebih.
Persetujuan penetapan tersebut, disampaikan Badan Anggaran DPRD Sumbar dalam rapat paripurna yang beragenda, Pengesahan KUA-PPAS yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil, Selasa (21/1) sore.
Sebelum ditetapkan KUA -PPAS, dalam paripurna tersebut, juga digelar pan¬dangan akhir fraksi terhadap usulan anggaran APBD Sumbar yang dituangkan dalam KUA-PPAS.
Dalam pandangannya, fraksi setuju atas anggaran tersebut. Namun, mayoritas fraksi pada kasempatan itu menegaskan, agar Pemrov Sumbar lebih mengu¬tama¬kan program-program yang bersifat strategis pada penetapan APBD Sumbar nantinya.
“Kita tentu berharap, dengan ditetapkannya KUA-PPAS ini, dalam APBD Sumbar nantinya, berbagai program yang strategis dan bersifat kepentingan rakyat untuk diutamakan,” ujar Dedi Edwar juru bicara Fraksi Hanura.
Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil mengatakan, ditetapkannya KUA PPAS, pembahasan APBD tinggal menyisakan beberapa ta¬hapan lagi. Dengan sisa waktu yang ada, DPRD tetap optimis APBD bisa disahkan sebelum 31 Ja¬nuari 2013.
Sebelum penetapan KUA-PPAS itu, Yulteknil me¬minta SKPD menyusun rancangan anggaran dengan serius. Imbauan ini terkait dengan tidak masuknya beberapa program strategis yang penting dan tidak bisa ditunda di dalam rancangan KUA-PPAS.
“Saya harap hal ini jangan terulang. Jangan sampai di masa datang APBD kita telat lagi karena SKPD lalai dan tak me¬masukkan program stra¬tegis,” ungkap Yultekhnil dalam rapat tersebut.
Yul meminta, Tim Ang¬garan Pemerintah Daerah (TAPD) Sumbar untuk serius dan teliti dalam memeriksa dan membahas anggaran yang diajukan SKPD. Kondisi saat ini menurutnya, TAPD lalai memeriksa anggaran dengan teliti karena program stra¬tegis itu tak masuk.
Beberapa program stra¬tegis yang tak masuk diantaranya anggaran untuk Jaminan Kesehatan nasional (JKN) senilai Rp74 miliar. Ada pula dana untuk peng¬gantian lahan pembangunan jalan jalur dua by pass senilai Rp 70 miliar. Dan juga pengadaan mobiler untuk penggunaan kantor Gubernur baru, Escape Building.
“Dikarenakan kelalaian ini, tim Banggar (Badan Anggaran) DPRD dan TA¬PD terpaksa merasionalisasi kembali, menggeser ang¬garan untuk mendapatkan dana untuk program stra¬tegis. Total dana yang harus dapat dari rasionalisasi itu, Rp270 miliar,” terangnya.
Dalam keputusan yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan, Delviy terungkap, dari total rencana APBD senilai Rp3,7 triliun. Rin¬ciannya yakni Pendapatan Daerah Rp3,4 triliun yang terdiri dari pendapatan Asli Daerah (pajak, retribusi, hasil pengelolaan kkd dan lain-lain) Rp1,5 trilun, dana perimbangan Rp1,3 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah Rp557 juta.
Lalu belanja daerah Rp3,5 miliar yang terdiri dari belanja tak langsung Rp 1,8 trilun dan belanja langsung Rp1,7 trilun. Penerimaan Pembiayaan (Silpa) Rp225 miliar, penge-luaran pembiayaan Rp133 miliar. (h/wis)
http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/29221-apbd-sumbar-rp-371-triliun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: