Alih Fungsi Bukit Sumber Bencana di Bandarlampung

Alih Fungsi Bukit Sumber Bencana di Bandarlampung
Tuesday, 22 October 2013 00:00 | Written by Lampost.co | | |

BANDARLAMPUNG : Alih fungsi bukit menjadi salah satu sumber bencana alam bagi Kota Bandarlampung.”Banyak (perbukitan) yang sudah menjadi lahan bisnis dan usaha oleh sejumlah perusahaan saat ini. Sehingga hal ini yang menjadi salah satu faktor penyebab longsor maupun banjir,” kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung, Bejoe Dewangga, kemarin.
Menurut Bejoe, wilayah perbukitan yang sudah tergerus sejumlah bangunan mengakibatkan berkurangnya wilayah resapan air atau catchment area. Karena pepohonan hijau yang sebelumnya sudah ada ditebang untuk pembangunan gedung maupun perumahan.
Apabila hal ini tetap dibiarkan, bencana seperti longsor maupun banjir akan sering melanda Kota Bandar Lampung yang sebagian besar wilayahnya berbukit-bukit ini.
“Kami khawatir kedepan akan terjadi banjir dan longsor lagi. Maka hal ini harus diperhatikan oleh semua pihak. Karena kawasan perbukitan merupakan salah satu daerah tangkapan air,” jelasnya.
Sehingga, Bejoe bersama Walhi mengharapkan agar adanya sebuah payung hukum atau peraturan daerah (Perda) di Kota Bandar Lampung untuk mempertegas pelarangan pemanfaatan bukit yang tidak untuk pelestarian lingkungan.
“Karena jika tidak, perbukitan kita akan habis dijadikan lahan bisnis seperti sekarang ini. Sehingga payung hukumnya harus ada. Dan saat ini, apabila hujan deras selama dua jam saja, kemungkinan akan longsor dan banjir,” ujarnya. (*)
Sumber : http://lampost.co/berita/alih-fungsi-bukit-sumber-bencana-di-bandarlampung

Last Updated (Tuesday, 22 October 2013 05:29)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: