Inpres Nomor 8 Tahun 2013 Dikhawatirkan Picu Konflik

lanscape

Kategori berita:KotaArtikel dimuat pada: 28 Sep 2013, 06:28:31 WIB

Medan, (Analisa). Inpres Nomor 8 tahun 2013 tentang Penyelesaian Penyusunan Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Provinsi, Kabupaten/Kota yang baru saja dikeluarkan presiden memiliki tafsir yang berbeda dan dikhawatirkan akan memicu konflik. Inpres tersebut secara tidak langsung membenarkan adanya pola ruang yang belum sesuai dengan peruntukannya.

 

“Inpres tetang RTRW yang dikeluarkan ini menimbulkan tafsir yang berbeda. Karena langsung membenarkan adanya pola ruang yang belum sesuai peruntukannya,”jelas Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Kusnadi dalam siaran persnya pada, Jumat (27/9).

 

Dikatakan, dengan kata lain, ada ruang abu-abu pada isi Inpres tersebut. Hal ini dikhawatirkan berpotensi menimbulkan tafsir yang berbedan dan menimbulkan konflik dikemudian hari yaitu penggunaan istilah “holding zone”. Menurutnya, dalam konteks tersebut, jika dikaitkan dengan tata ruang wilayah Sumut sebaiknya segera diparipurnakan putusannya. Maksudnya pihak kementrian kehutanan segera menandatangani peta lampiran perda tata ruang wilayh provinsi tanpa holding zone. Sebab, jika tidak segera dieksekusi oleh kementerian kehutanan, maka lampiran tersebut rawan digunakan oleh para spekulan untuk mengamankan kepentingannya dan dijadikan alat transaksi menjelang pemilukada maupun pilpres. (yy)

http://www.analisadaily.com/news/50742/inpres-nomor-8-tahun-2013-dikhawatirkan-picu-konflik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: