8,1 Kubik Kayu Diamankan

Ilstrasi| analisadaily.com |

Ilstrasi
| analisadaily.com |

Maninjau – Tim Pengamanan Hutan Terpadu (TPHT) Agam yang dipimpin Kadishutbun Agam, Yulnasri, menyita 8,1 M3 kayu di Jorong Sungai Rangeh Kenagarian Bayur Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam Jumat kemarin.

Tiga orang tersangka yang berhasil diamankan, Mawardi, pekerjaan tani, warga Jorong Sungairangeh Kenagarian Bayua Kecamatan Tanjungraya Agam berikut barang bukti berupa kayu kemudian dibawa ke Mapolres Agam di Lubukbasung, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut Yulnasri yang akrab dipanggil Paul, sebelum dilakukan penangkapan, petugas TPHT mendapatkan informasi dari wali nagari dan wali jorong ada tumpukan kayu hasil tebangan dari hutan lindung. Mendapat informasi itu petugas bersama anggota Polres Agam mendatangi lokasi. Saat itu petugas menemukan Mawardi sedangkan dua pelaku lagi Ris dan Syog melarikan diri membawa kabur chainshow (mesin pemotong kayu).

Menurut Paul, kayu yang ditemukan tersebut berasal dari hutan lindung bukan dari kebun milik masyarakat seperti bayua, surian, durian, sepat. Tapi ini kayu jenis banio dan rikia yang tumbuhnya di hutan lindung salingka Danau Maninjau. Kalau dibiarkan terus ditebangi dampaknya sangat luas. Selain bisa menurunkan debit air danau sebab kayu-kayu tersebut bermanfaat untuk menyerap air hujan.

Sejak galodo melanda Jorong Dadokdata, setiap ada illegal logging di salingka Danau Maninjau masyarakat akan melaporkan ke petugas Kehutanan.

Sumber: Padang Ekspres • Sabtu, 09/03/2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: