Tuntaskan Kasus Pembalakan Kayu

Ilustrasi [republika.co.id]

Ilustrasi
[republika.co.id]

Masyarakat Desak Kapolres Baru Bertindak

Solsel – Harapan tertumpang di pundak Kapolres Solok Selatan yang baru yakni AKBP Nanang Putu Wardianto. Harapan masyarakat agar daerah ini lepas dari aksi pembalakan liar (illegal logging) serta mengungkap para pelaku dan pembeking aksi itu. Inilah yang disuarakan masyarakat Solok Selatan dan LSM Institutionn Concervation Society (ICS) Solsel.

Mahyunar Kahtib Ipi, tokoh masyarakat Solsel, berharap Kapolres Solsel yang baru segera menuntaskan persoalan perambahan hutan secara liar di daerah seribu rumah gadang itu. Bila tidak, maka Solok Selatan akan menjadi kutukan bencana alam. Sebab hutan sudah dirusak dan digunduli, dan berpotensi lonsor dan banjir bandang.

“Kita harap Kapolres Solsel yang baru lebih bernyali untuk mengupas tuntas sindikat illegal logging maupun illegal minning (pertambangan emas liar), kita tunggu gebrakan selanjutnya,” ujarnya kepada Padang Ekspres, Minggu (16/6) di Padangaro.

Pembalakan liar tak hanya di Bukit Bontak dan Gunung Pasir Nagari Lubuk Gadang Timur Sangir, atau pun di kawasan hutan Padang Air Dingin, Koto Japang Sangir Jujuan. Tapi di Nagari Lubuk Ulang aling Sangir Batang Hari juga sudah marak, begitu pun di Nagari Pakan Rabaa. “Ketegasan dan sepak terjang Kapolres sangat diharapkan masyarakat, agar hutan tak lagi di balak,” jelasnya.

Soal illegal Minning, menurutnya hingga sekarang masih beraktivitas, setidaknya delapan alat berat masih menggaruk emas secara illegal. Yakni empat unit di pedalaman hutan Muko-muko KPGD, satu unit di pedalaman hutan pulau panjang, dipengujung hutan Talantam,batang bangko, dan sebelah utara Muara Sangir.

“Kita minta Kapolres segera menindak, sebab akan menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum,” ungkapnya.

Sementara Direktur ICS Solok Selatan, Salpa Yandri bertumpu harapan pada Kapolres AKBP Nanang Putu Wardianto untuk menuntaskan kasus illegal logging di daerah itu, sesuai anjuran Kapolda Sumbar Brigjen Noer Ali. Agar hukum berarti dimasyarakat dan aparat penegak hukum pun dapat disegani pelaku dan masyarakat Solsel.

“Kita yakin Kapolres yang baru mampu untuk memberantasnya,”ujar Salpa.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Nanang Putu Wardianto, kepada Padang Ekspres menjelaskan, untuk kasus kayu liar yang diamankan kepolisian, baik di Bidar Alam maupun di Padang Air Dingin masih dalam proses pengembangan kasus. Pokoknya, dalam waktu dekat polisi sudah bisa memastikan siapa pelaku atau bos illegal logging itu.

“Barang bukti sudah ada, dua sopir sudah ditahan. Kita akan meminta keterangan mereka, siapa oknum di balik pembalakan liar itu. Jika ada pembeking, wajib kita libas,” tegasnya saat ditemui wartawan.

Sementara, kasus temuan kayu yang dilakukan LSM ICS, masih dalam pemeriksaan. Direktur ICS dan rekan-rekannya telah diminta keterangan, masih ada saksi lainya yang dibutuhkan. Agar pihak kepolisian dapat melacak cukong pembalakan liar itu. “Masih ada saksi lain yang akan diminta keterangan,” bebernya.

Sumber: Padang Ekspres

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 732 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: